Ngomongin seni gak buat kita dosa kan. Ayoo kita sama-sama ngomongin si seni bukan dosa kok yang di dapat malah sebaliknya kita mendapat ilmu disini ….
Ide seni bisa timbul dari mana saja, kapan saja dan dimana saja, juga dari barang apapun yang bahkan ga kita duga-duga.
Kita mendengarnya saja aneh kan, kok bisa? Seniman satu ini berasal dari Amerika Serikat dia memiliki berotak jenius, Dalton M. Ghetti.
Dalton membuat orang terheran-heran dengan hasil karyanya memberikan karya spektakuler dengan membuat ukiran-ukiran cantik di ujung pensil berwarna hitam. Yang biasanya kita kita gunakan untuk menulis .
Tentu hal ini membutuhkan ketelitian yang sangat tinggi untuk membuat ukiran super mini dan menghasilkan karya yang keren.
Berikut ini karya seni ukir ujung pensil yang menakjubkan..
1. Ukiran rumah super mini terlihat lucu
2. Ukiran berbentuk jerapah lucu hanya saja tidak berwarna orange
3. Ukiran berbentuk Sisir
4. Hati bisa di gantung juga loh hahaha
5. Sendok makan
6. Rantai pun bisa di buatnya
7. ‘Sepatu’ Cinderella yang bisa menemukan pasangannya akan menjadi pasangannya 😁
Patung logam yang terbuat dari barang rongsokan juga ternyata memiliki daya tarik yang luar biasa. Seniman dari Sudan ini mengubah barang rongsokan menjadi sesuatu yang memiliki nilai.
Adlan Youseef merupakan seniman pembuat patung yang khas dari potongan besi kuno. Potongan-potongan besi kuno ia kumpulkan dari jalanan yang sepi, pasar-pasar, dari penduduk, kota-kota besar, atau ia temukan di pelanggan.
Seperti suku-suku cadang kendaraan yang ia beli murah di pelelangan.
Adlan Youssef menggabungkan kembali potongan-potongan besi yang ia kumpulkan, hingga menjadi patung yang unik seperti burung dan kucing hitam yang ia buat. Dengan tingkatan nilai artistik yang menarik, ini sudah pasti mempunyai nilai jual yang tinggi.
Seni 3D(tiga dimensi) biasanya kita temukan dalam bentuk lukisan seseorang, tato maupun benda. Wah bgaimana kali seni 3D ini di terapkan dalam sebuah Tulisan? Gimana yaa akan jadi seperti apa tulisan itu. Mari simak bacaan ini..
Tolga Girgin, asal Turki adalah seorang desainer grafis yang menggegerkan dunia karena tulisan 3D nya luar biasa yang begitu indah dan keren. “Istriku yang membujukku untuk memulai menulis dengan 3D ini,”ujar Girgin dan “Dia sangat menyukai tulisan tanganku dan ingin aku membagikannya di website.”
Bagi Girgin menulis dengan seni 3D ini mudah baginya. Hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Dibawah ini ada beberapa seni 3D hasil tulisan Girgin. Mari simak sampai selesai..
1. Kok bisa begini yaa
2. Kupu-kupu yang lucu nan indah
3. Logo perusahaan pun dapat dibuat olehnya
4. Jika mendapatkan kartu ucapan seperti ini pasti kalian terheran-heran melihat dan membacanya.
5. Di setiap tulisan nya selalu menyertakan objek gambar
Nah itu dia hasil karya seni 3D yang dapat menggegerkan dunia. Terimakasih sudah menyimak.. 👍👍👍👍
Mempelajari seni rupa dan sastra, memiliki banyak sekali manfaat. Diterapkannya pelajaran seni rupa dan sastra dalam dunia pendidikan memunculkan dampak positif terhadap prilaku siswa. Karena, saat anak-anak membuat suatu karya berupa seni rupa maupun sastra, dalam prosesnya rasa dan emosi mereka secara tidak langsung sedang dilatih.
seni rupa maupun sastra mengandung nilai pendidikan. Saat seorang anak belajar menggambar dan bermain dengan warna artinya ia sedang melatih emosi, perasaan dan pikirannya. sebuah karya lahir dari cipta, rasa, dan karsa. seorang anak yang menyukai seni dan budaya akan tumbuh lebih tertata. Dalam kehidupan seorang manusia, di saran kan untuk menjalani hidupnya dengan seni. Sebab tanpa seni kehidupan manusia mungkin tidak terarah dengan pasti dan tidak memiliki gairah hidup yang berwarna.
seni rupa dan sastra akan melatih rasa dan emosi manusia. Para pelaku seni biasanya memiliki rasa yang lebih peka daripada manusia lainnya Pelaku seni akan lebih peka terhadap lingkungan, peka untuk dapat membantu sesama dan lebih peka untuk dapat menciptakan sesuatu yang baru dan berguna.
Seandainya masyarakat sudah banyak yang menyukai seni dan sastra, maka kehidupan masyarakat akan selaras dengan alam dan lingkungan sekitar. Hasilnya akan tercipta sebuah tatanan kehidupan yang lebih indah. seni akan menjalani hidup dengan cara yang rapi, indah dan bernilai.
Seni juga dapat dikatakan lahir dari kecerdasan akal dan jiwa. Seni juga tidak terlahir dengan sendirinya. membutuh kan proses dan waktu dalam membuat sebuah karya seni meski hanya sebait kalimat.
Tersenyum adalah hal yang perlu kita lakukan bahkan wajib kita lakukan itu tuntutan bagi kita untuk tersenyum. Tersenyum adalah Ibadah dan bahkan banyak sekali manfaatnya salah satunya bisa menyembunyikan kesedihan dengan wajah tersenyum.
Seni tari yang kita tahu adalah hasil ekspresi jiwa yang di keluarkan melalui gerakan tubuh yang diiringi irama dan dilengkapi dengan busana, dan tatarias khasnya tersendiri. pengolahan gerak tari dilakukan berdasarkan perasaan dan memiliki nilai-nilai keindahan. seni dapat dibagi menjadi dua yaitu seni rupa dan seni pertunjukan. seni pertunjukan contohnya yaitu seni tari dimana pertunjukan ini biasanya dipertunjukan saat ada acara-acara tertentu yang membutuhkan hiburan dan seni tari adalah salah satunya.
Seni tari di Indonesia mencermikan adat dan budaya yang dimiliki Indonesia. Seni tari mewakili ciri khas budaya atau adat daerah asal tari tersebut. dalam keseharian manusia sering mengungkapkan perasaan dengan gerakan. Hal ini sudah dilakukan jauh sebelum manusia mengenal kebudayaan dan peradaban. Gerakan-gerakan disebut digunakan sebagai isyarat atau komunikasi.
Pada zaman penjajahan, seni tari biasanya dipertunjukan hanya acara-acara yang ada di istana. seni tari didalam istana masih terpelihara dengan baik. Namun seni tari ini hanya di pertunjukan untuk kepentingan upacara istana. seperti upacara penyambutan raja, penyambutan tamu raja dan penobatan putra-putri raja dan jumenengan raja. Jemenengan (ritual adat tinggalan dalam) adalah salah satu adat istiadat kerajaan yang dinilai sakral dan bermakna penting.
Tetapi seni tari pada masyarakat atau rakyat hanya berperan sebagai hiburan biasa atau tontonan pelepas lelah setelah rakyat bercocok tanam. Maka dari itu seni tari pada zaman ini tidak berkembang. Oleh karena itu, seni tari pada zaman penjajahan dikatakan mengalami kemunduran. Namun, di kalangan rakyat biasa, penderitaan rakyat akibat penjajahan menjadi ide untuk membuat karya tari yang bertema kepahlawanan. Salah satu karya tari yang terinspirasi oleh penderitaan rakyat pada zaman penjajahan adalah tari Prawiroguno.
Tari Prawiroguno menggambarkan situasi kondisi peperangan dan penderitaan rakyat pada masa penjajahan. Tarian ini berasal dari Boyolali Jawa Tengah.
Masih seputar seni saya juga sangat suka dengan seni. Saya mengenal seni mulai saya masih belia yaitu ketika saya memasuki pendidikan yang awal sekali yaitu TK(Taman Kanak-kanak). Saya memulai seni saat itu, saya mulai tertarik pada seni ketika ada suatu kegiatan di TK itu yaitu salah satunya seni tari. Disana teman-teman saya sedang mempelajari gerak tari khas Lampung. Saya tertarik melihatnya dan mencoba untuk ikut mempelajarinya tidak lama karena itu hanya ketertarikan yang singkat saja pada waktu itu.
Setelah saya lulus dari TK saya melanjutkan pendidikan saya ke SD (Sekolah Dasar). Disana saya tidak menemukan alat musik atau seni apapun hanya saja saya mempelajarinya di matapelajaran sekolah. saya hanya fokus di pelajaran saya pada saat itu selama 6 tahun masa tempuh pembelajaran. Setelah lulus saya melanjutkan sekolah ke jenjang yang diatas tingkat lebih tinggi yaitu SMP (Sekolah Menengah Pertama). Pada saat saya menempuh pendidikan di SMP saya sama saja saya hanya bertemu seni hanya di matapelajaran saja, yang lainnya pun tidak selama 3 tahun.
Setelah saya lulus SMP saya saya bersekolah di SMK Negeri 1 Kalianda Lampung Selatan. Disini saya mulai lagi berkenalan dengan seni lebih jauh lagi setelah sekian lama yaitu 9 tahun tidak bertatap muka dengan seni disini saya mulai beraksi lagi. Di sini saya mengikuti ekstrakurikuler Seni Tari saya mengikuti ekskul ini awal mulanya ada kating (kakak kelas) ia menguti ekskul ini saya senang melihatnya melenggak-lenggok lamban dengan irama yang indah, saya penasaran ingin mencoba rasanya seperti apa ketika menari di depan banyak orang dengan dikagumi penonton yang terhibur melihatnya.
Maka dari itu saya mencoba ikut ekskul ini ternyata sangat menyenangkan kan dan membuat tubuh lebih sehat, dan bugar. Kenapa saya bilang membuat tubuh menjadi lebih sehat karena disini tubuh kita lebih banyak gerak sama halnya kita seperti olahraga. Saya menekuni ekskul ini selama 2 tahun dan kami sudah banyak memenangkan perlombaan-perlombaan tingkat SMK dan yang lainnya.
Saya lulus SMK saya pun melanjutkan pendidikan saya ke tinggal yang lebih tinggi yaitu salah satu perguruan tinggi yang ada di Bogor yaitu Bogor EduCARE dini saya berlanjut di bidang seni walaupun jurusan saya adalah Administrasi Perkantoran. Disini juga saya mengikuti Ekskul Seni yaitu Cangcimen. Cangcimen ini adalah salah satu seni musik yaitu Gamelan Sunda.
Yang biasanya saya bergerak di bidang seni tari disini saya beralih dibidang seni musik mulai dari dasar sekali saya mempelajari satu persatu alat-alat musik gamelan ini. Pada akhirnya saya mulai menyukai dan menekuni bidang musik ini hingga pada saat ini saya masih menekuni bidang musik ini.
Sekian cerita dari saya. Mencoba sesuatu yang baru itu bukanlah sesuatu yang seram atau menakutkan bahkan sesuatu yang menyenangkan
Sosial media merupakan media sebagai sarana komunikasi dan informasi yang di akses melalui internet. Saat ini banyak sekali anak muda yang mengapresiasikan seninya kedalam sosial media. Teknologi memudahkan manusia dalam berkarya seni. Jaman sekarang sosial media sudah jadi alat penunjang segala aktivitas kita.
Apa kalian tahu ternyata sosial media memiliki peran penting dalam membangkitkan karya seni lokal atau seni tradisional .
Yaitu seperti yang saya bilang sebagai sarana apresiasi. Apresiasi masyarakat jauh lebih baik tapi sayangnya belum cukup. Pergerakannya masih lambat. Orang-orang lebih mengenal budaya luar mungkin belum familiar dengan karya seniman Indonesia. kasihan orang-orang kreatif mereka belum bisa menikmati pujian atas hasil karyanya.
Sudah tidak asing mendengar bahwa anak generasi muda jaman sekarang sudah beralih pemikiran dan ketertarikan sesuai dengan jalannya perkembangan jaman. Yang seharusnya dikembangkan kini malah ditinggalkan. Dengan mudah masuknya berbagai budaya dari luar melalui berbagai media sosial dan televisi. Sedikit demi sedikit melunturkan apresiasi terhadap kesenian tradisional.
Saat ini tidak sedikit anak muda yang tidak mengenal budayanya sendiri. Sangat kurang mengenal kesenian tradisional seperti gamelan, karawitan dan juga wayang baik itu wayang kulit, wayang orang maupun wayang golek. Mereka (anak muda) lebih senang mengenal seni dan budaya luar yang tidak jelas asalnya.
Padahal bukan hal yang tidak mungkin budaya yang disenangi tidak samasekali mempunyai nilai positif.
Dimasa yang sekarang bukan hal yang tidak mungkin untuk mengembangkan dan melestarikan warisan yang kita miliki dari nenek moyang kita. Kita sangat bisa mengembangkan nya dengan tekad dan kemauan. Banyak hal yang bisa kita lakukan kita bisa menyesuaikan warisan ini dengan jaman sekarang ataupun yang akan datang nanti.
Kita mulai dari diri kita bangunkan semangat jua dan tingkatkanlah nilai cinta kita kepada warisan-warisan bangsa yang sudah ada, sudah kita pegang selama ber abad-abad tahun lamanya. Kita patut menghormati leluhur kita, menjaga dan merawat warisan dari mereka.