Kategori
Art

Seni Budaya Indonesia yang Medunia

Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam suku bangsa maka dengan adanya itu Indonesia kaya akan keanekaragaman seni dan budayanya. Beberapa hasil seni dan budaya Indonesia bahkan sudah mendapatkan pengakuan dari UNESCO, sehingga menarik minat turis untuk mempelajarinya. Apa saja hasil seni dan budaya bangsa Indonesia yang telah mendunia, berikut ulasannya:

1. Keris

Keris merupakan senjata tradisional yang khas di miliki oleh Indonesia yang diyakini bahwa mengandung kekuatan supranatural. Senjata ini biasanya digunakan oleh orang terdahulu pada zaman kerajaan sebagai pusaka yang disucikan dan di keramatkan.

2. Alat Musik Angklung

Alat musik angklung ini berasal dari Jawa Barat dan sudah diakui UNESCO sejak tahun 2011. Alat musik ini memiliki bunyi yang unik dan indah yang membuatnya mendunia bahkan alat musik ini digunakan sebagai alat ajar disekolah.

3. Tari Reog Ponorogo

Kesenian Reog selalu dihubungkan dengan kerajaan Majapahit yang ingin menyatukan Nusantara. Dalam pertunjukannya Reog masih kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan gaib. Sempat diakui oleh negara tetangga, tapi reog tetap lestari di Indonesia. Reog identik dengan toping besarnya yang menyeramkan.

4. Tari Saman

Merupakan salah satu tarian yang berasal dari suku Gayo di Aceh Tenggara, dibilang unik dikarenakan hanya menampilkan tepukan tangan dan liukan anggota tubuh dan nyanyian yang dinyakin oleh penari. Telah diakui sebagai warisan budaya yang perlu perlindungan mendesak pada tahun 2011 oleh UNESCO.

5. Batik

Batik Indonesia, bukan hanya meliputi kain tetapi dengan budayanya juga, teknik serta pengembangan motif serta teknologinya. Telah ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO pada 2 Oktober tahun 2009, yang selanjutnya diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Batik pertama kali di bawa ke dunia internasional oleh mantan presiden RI bapak Soeharto, yang mengenakannya pada konferensi PBB. Hingga saat ini batik terus mengalami perkembangan baik motif atau teknik pembuatannya.

Kategori
Art Unique Art

Wanita ini Membuat Takjub Banyak Orang

Marianne Eriksen-Scott adalah seorang seniman asal Denmark memiliki keahlian mengubahsebuah kertas tisu menjadi sebuah maha karya yang menakjubkan. Dengan hanya sebuah gulungan tisu yang tipis, Marianne mampu membentuknya menjadi buket bunga raksasa. Ia sudah menguasai teknik tersebut sejak tahun 2015. Kini ia telah menerima banyak pesanan atas karyanya tersebut.

Pertama kali ia mendapatkan ide membuat bunga dari kertas tisu , Marianne terinspirasi dari konsep keindahan. Melalui karyanya ia ingin membuat orang-orang dapat menikmati keindahan lewat warna-warni bunga yang bertahan lama. “Seperti halnya kebutuhan makan untuk perut anda, keindahan juga sama pentingnya untuk melengkapi hidupmu,” ungkap Marianne.

Selama 5 tahun ini, ia telah bekerja sama dengan desainer terkenal dunia. Seperti Karl Lagerfeld dan Viktor & Rolf. Lulusan dari The Royal Danish Academy of Fine Arts dan juga telah mengadakan pameran di berbagai galeri seni. Seperti halnya Musium Hempels Glas dan Galeri Kontemporer Copenhagen.

Tak hanya dijadikan buket bunga biasa, karya Marianne bahkan telah menjadi dekorasi dengan ukuran yang besar. Butuh waktu berbulan-bulan tergantung ukuran bunga yang diinginkan. Berikut merupakan hasil karya Marianne Eriksen Scott-Hansen dari kertas tisu .

  1. Dari bahan kertas tisu yang rapuh Marianne bahkan bisa membuat seindah ini

2. Tidak hanya yang kecil Marianne juga sering membuat bunga bentuk raksasa

Kategori
Art

Seni Islam

Seni rupa Islam adalah suatu bahasan yang khas dengan prinsip seni rupa yang memiliki keistimewaan jika dibandingkan dengan seni rupa lainnya.

Seni Islam ini tidak berfokus pada agama saja tetapi juga mencakupi kebudayaan dan tradisi islam yang kaya dan berbagai macam. Biasanya ia menggunakan unsur sekurel serta juga unsur yang tidak disukai oleh ahli teologi islam walau jika tidak diharamkan.

Seperti yang kita kenal salah satu contoh seni islam yaitu lukisan islamnya yang mengandung unsur-unsur berulang, misalnya penggunaan bentuk geometri berbunga-bunga atau bersayur-sayuran dalam gaya ulangan yang dikenali sebagai arabes.

Lukisan-lukisan seperti itu sangat dikenal dikalangan masyarakat dengan keindahan dan makna yang terkandung dalam lukisan-lukisan islami ini.

Kebanyakan penganut Islam Sunni dan penganut Islam Syiah mempercayai bahwa penggambaran makhluk umunya adalah haram. lukisan yang berkenaan manusia boleh didapati pada seluruh zaman seni Islam. Penggambaran manusia untuk tujuan penyembahan berhala diharamkan oleh hukum Islam yang dikenali sebagai Syariat. Meskipun begitu, terdapat banyak penggambaran Muhammad, Nabi utama Islam, dalam seni Islam sejarah.

Kategori
Art

Pameran-pameran Yang Terkenal Pada Tahun 2017

Tahun 2017 memang sudah berlalu. teringang di benak beragam acara seni rupa pada tahun 2017 yang lalu seperti eksibisi tunggal, kolektif hingga pameran dua tahunan yang berlangsung sepanjang tahun lalu.

Mari simak beberapa pameran yang terkenal pada tahun 2017 yang lalu.

1. Pameran ‘Senandung Ibu Pertiwi’

Pameran lukisan langka Istana Kepresidenan yang berlangsung sepanjang Agustus 2017 menjadi eksibisi terpopuler. Selama sebulan penuh, karya seni yang langka milik Istana Kepresidenan berhasil mendatang 35.675 pengunjung.

Di pameran lukisan ini memiliki 48 lukisan dari 41 pelukis Tanah Air dan mancanegara. Tema yang di ekspresikan yaitu keragaman alam sebanyak 12 lukisan, dinamika keseharian mempunyai 11 lukisan, tradisi serta identitas sebanyak 15 lukisan, serta mitologi dan religi.

2. Jakarta Biennale 2017

Tahun ini menjadi perayaan atas tiga biennale di tiga kota di Indonesia. Salah satunya yaitu Jakarta Biennale 2017. Mengusung tema ‘JIWA’, ada 51 seniman yang hadir di tiga lokasi berbeda (Gudang Sarina EKosistem, Museum Seni Rupa & Keramik, serta Museum Sejarah Jakarta).

Pameran dua tahunan berlangsung dari 4 November sampai awal Desember dan dikuratori oleh Annisa Gultom, Hendro Wiyanto, Philippe Pirotte (Frankfurt) dan Vit Havranek (Praha).

3. Pameran ‘Seni Berubah. Dunia Berubah’ di Museum MACAN

Peresmian Museum MACAN ditandai oleh pembukaan pameran ‘Art Turns, World Turns’ atau dalam bahasa Indonesia berarti ‘Seni Berubah. Dunia Berubah’. Di pameran perdana ada 90 koleksi dari 70 seniman milik dari Haryanto Adikoesoemo yang dipajang. Termasuk sejarah seni Indonesia.

Salah satu koleksi yang langka adalah lukisan ‘Kantor Pos Jawa’ karya Raden Saleh. Selain itu, ada karya ‘ASEAN+3’ (2017) ciptaan Yanagi dan terdiri dari 13 bendera nasional yang mewakili 10 negara ASEAN.

Pameran berlangsung dari 4 November 2017 sampai 18 Maret 2018 mendatang.

4. Pameran ‘Goro-goro Bhinneka Keramik’ Butet Kartaredjasa

Butet Kartaredjasa tak hanya dikenal sebagai aktor monolog dan teater. Akhir 2017 menjadi momentum akbar bagi karier Butet. Kembali ke ranah seni rupa, pria kelahiran 21 November 1967 itu menggelar pameran tunggal perdana yang berjudul ‘Goro-goro Bhinneka Keramik’ di Gedung A, Galeri Nasional Indonesia.

Salah satu karya terpopuler yaitu ‘Punakawan Unfriend’ yang memajang lukisan di atas keramik yang ‘pecah’ dan menggambarkan Petruk, Gareng, Bagong, dan Semar. Ada juga lukisan tentang Jokowi, Gus Dur, sampai Yesus Kristus.

Kategori
Art

Apa kalian tau Manfaat Seni dalam Kehidupan?

Mempelajari seni rupa dan sastra, memiliki banyak sekali manfaat. Diterapkannya pelajaran seni rupa dan sastra dalam dunia pendidikan memunculkan dampak positif terhadap prilaku siswa. Karena, saat anak-anak membuat suatu karya berupa seni rupa maupun sastra, dalam prosesnya rasa dan emosi mereka secara tidak langsung sedang dilatih.

seni rupa maupun sastra mengandung nilai pendidikan. Saat seorang anak belajar menggambar dan bermain dengan warna artinya ia sedang melatih emosi, perasaan dan pikirannya. sebuah karya lahir dari cipta, rasa, dan karsa. seorang anak yang menyukai seni dan budaya akan tumbuh lebih tertata. Dalam kehidupan seorang manusia, di saran kan untuk menjalani hidupnya dengan seni. Sebab tanpa seni kehidupan manusia mungkin tidak terarah dengan pasti dan tidak memiliki gairah hidup yang berwarna.

seni rupa dan sastra akan melatih rasa dan emosi manusia. Para pelaku seni biasanya memiliki rasa yang lebih peka daripada manusia lainnya Pelaku seni akan lebih peka terhadap lingkungan, peka untuk dapat membantu sesama dan lebih peka untuk dapat menciptakan sesuatu yang baru dan berguna.

Seandainya masyarakat sudah banyak yang menyukai seni dan sastra, maka kehidupan masyarakat akan selaras dengan alam dan lingkungan sekitar. Hasilnya akan tercipta sebuah tatanan kehidupan yang lebih indah.
seni akan menjalani hidup dengan cara yang rapi, indah dan bernilai.

Seni juga dapat dikatakan lahir dari kecerdasan akal dan jiwa. Seni juga tidak terlahir dengan sendirinya. membutuh kan proses dan waktu dalam membuat sebuah karya seni meski hanya sebait kalimat.

Kategori
Art

Pentingnya tersenyum


Tersenyum adalah hal yang perlu kita lakukan bahkan wajib kita lakukan itu tuntutan bagi kita untuk tersenyum. Tersenyum adalah Ibadah dan bahkan banyak sekali manfaatnya salah satunya bisa menyembunyikan kesedihan dengan wajah tersenyum.

Kategori
Art

Mencoba Sesuatu yang Baru

Perlombaan Tingkat SMK/SMA
Ekskul Cangcimen

Masih seputar seni saya juga sangat suka dengan seni. Saya mengenal seni mulai saya masih belia yaitu ketika saya memasuki pendidikan yang awal sekali yaitu TK(Taman Kanak-kanak). Saya memulai seni saat itu, saya mulai tertarik pada seni ketika ada suatu kegiatan di TK itu yaitu salah satunya seni tari. Disana teman-teman saya sedang mempelajari gerak tari khas Lampung. Saya tertarik melihatnya dan mencoba untuk ikut mempelajarinya tidak lama karena itu hanya ketertarikan yang singkat saja pada waktu itu.

Setelah saya lulus dari TK saya melanjutkan pendidikan saya ke SD (Sekolah Dasar). Disana saya tidak menemukan alat musik atau seni apapun hanya saja saya mempelajarinya di matapelajaran sekolah. saya hanya fokus di pelajaran saya pada saat itu selama 6 tahun masa tempuh pembelajaran. Setelah lulus saya melanjutkan sekolah ke jenjang yang diatas tingkat lebih tinggi yaitu SMP (Sekolah Menengah Pertama). Pada saat saya menempuh pendidikan di SMP saya sama saja saya hanya bertemu seni hanya di matapelajaran saja, yang lainnya pun tidak selama 3 tahun.

Setelah saya lulus SMP saya saya bersekolah di SMK Negeri 1 Kalianda Lampung Selatan. Disini saya mulai lagi berkenalan dengan seni lebih jauh lagi setelah sekian lama yaitu 9 tahun tidak bertatap muka dengan seni disini saya mulai beraksi lagi. Di sini saya mengikuti ekstrakurikuler Seni Tari saya mengikuti ekskul ini awal mulanya ada kating (kakak kelas) ia menguti ekskul ini saya senang melihatnya melenggak-lenggok lamban dengan irama yang indah, saya penasaran ingin mencoba rasanya seperti apa ketika menari di depan banyak orang dengan dikagumi penonton yang terhibur melihatnya.

Maka dari itu saya mencoba ikut ekskul ini ternyata sangat menyenangkan kan dan membuat tubuh lebih sehat, dan bugar. Kenapa saya bilang membuat tubuh menjadi lebih sehat karena disini tubuh kita lebih banyak gerak sama halnya kita seperti olahraga. Saya menekuni ekskul ini selama 2 tahun dan kami sudah banyak memenangkan perlombaan-perlombaan tingkat SMK dan yang lainnya.

Saya lulus SMK saya pun melanjutkan pendidikan saya ke tinggal yang lebih tinggi yaitu salah satu perguruan tinggi yang ada di Bogor yaitu Bogor EduCARE dini saya berlanjut di bidang seni walaupun jurusan saya adalah Administrasi Perkantoran. Disini juga saya mengikuti Ekskul Seni yaitu Cangcimen. Cangcimen ini adalah salah satu seni musik yaitu Gamelan Sunda.

Yang biasanya saya bergerak di bidang seni tari disini saya beralih dibidang seni musik mulai dari dasar sekali saya mempelajari satu persatu alat-alat musik gamelan ini. Pada akhirnya saya mulai menyukai dan menekuni bidang musik ini hingga pada saat ini saya masih menekuni bidang musik ini.

Sekian cerita dari saya. Mencoba sesuatu yang baru itu bukanlah sesuatu yang seram atau menakutkan bahkan sesuatu yang menyenangkan

Terimakasih Sudah Membaca🌼🌼

Kategori
Art

Media Sosial penting Sebagai sarana Mengapresiasikan Seni

Sosial media merupakan media sebagai sarana komunikasi dan informasi yang di akses melalui internet. Saat ini banyak sekali anak muda yang mengapresiasikan seninya kedalam sosial media. Teknologi memudahkan manusia dalam berkarya seni. Jaman sekarang sosial media sudah jadi alat penunjang segala aktivitas kita.

Apa kalian tahu ternyata sosial media memiliki peran penting dalam membangkitkan karya seni lokal atau seni tradisional .

Yaitu seperti yang saya bilang sebagai sarana apresiasi. Apresiasi masyarakat jauh lebih baik tapi sayangnya belum cukup. Pergerakannya masih lambat. Orang-orang lebih mengenal budaya luar mungkin belum familiar dengan karya seniman Indonesia. kasihan orang-orang kreatif mereka belum bisa menikmati pujian atas hasil karyanya.

Kategori
Art

Generasi Muda Sekarang Enggan Melirik Seni Tradisional

Sudah tidak asing mendengar bahwa anak generasi muda jaman sekarang sudah beralih pemikiran dan ketertarikan sesuai dengan jalannya perkembangan jaman. Yang seharusnya dikembangkan kini malah ditinggalkan. Dengan mudah masuknya berbagai budaya dari luar melalui berbagai media sosial dan televisi. Sedikit demi sedikit melunturkan apresiasi terhadap kesenian tradisional.

Saat ini tidak sedikit anak muda yang tidak mengenal budayanya sendiri. Sangat kurang mengenal kesenian tradisional seperti gamelan, karawitan dan juga wayang baik itu wayang kulit, wayang orang maupun wayang golek. Mereka (anak muda) lebih senang mengenal seni dan budaya luar yang tidak jelas asalnya.

Padahal bukan hal yang tidak mungkin budaya yang disenangi tidak samasekali mempunyai nilai positif.

Dimasa yang sekarang bukan hal yang tidak mungkin untuk mengembangkan dan melestarikan warisan yang kita miliki dari nenek moyang kita. Kita sangat bisa mengembangkan nya dengan tekad dan kemauan. Banyak hal yang bisa kita lakukan kita bisa menyesuaikan warisan ini dengan jaman sekarang ataupun yang akan datang nanti.

Kita mulai dari diri kita bangunkan semangat jua dan tingkatkanlah nilai cinta kita kepada warisan-warisan bangsa yang sudah ada, sudah kita pegang selama ber abad-abad tahun lamanya. Kita patut menghormati leluhur kita, menjaga dan merawat warisan dari mereka.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai